oleh

Tim Hukum Andrei-Richard Temukan Paslon Lain Gunakan Kekuasaan Pemerintah Lakukan Kecurangan

Manado Kosmo.id, – Tim hukum pasangan calon urut 1, Andrei Angouw dan Richard Sualang, menemukan adanya upaya menggunakan kekuasaan oleh paslon nomor 4 dalam tahapan Pilkada.

Hal tersebut disampaikan tim, kepada media massa, karena beredarnya sebuah video belum lama ini, di kantor Kelurahan Sindulang Dua, seorang Lansia, diarahkan berbicara menyampaikan terima kasih pada pemerintah, yang diakhiri dengan mengucapkan kata Lanjutkan Paham.

Selain itu, pencetakan KTP-El di luar kantor dinas kependudukan dan catatan sipil, serta temuan di wilayah Bunaken, dimana penduduk yang merekam dan saat akan meminta KTP-el justru dipingpong oknum lurah dan kepala lingkungan.

“Lurah di Bunaken bilang ambe jo pa pala, sampe pa pala, cuma ada bilang ambe jo pa TS yang bernama Dorkas Tawaris dengan Frida Matias, maar kalo dari pihak PAHAM so dapa, ini kan bukan tim kampanye atau ts pe kewenangan maar pemerintah, itu yang belum dapa itu sekitar 200-an,” kata tim Ketua pemenangan Roland Roeroe, mengulang ucapan tim PDIP Bunaken, kemarin.

Dia mengatakan intinya pemilih yang berpotensi memilih pasangan Andrei-Richard, dipingpong lurah dan pala Markus Panontongan, saat minta hak mereka, KTP-el, disuruh menemui tim sukses bernama Dorkas Tawaris dan Frida Matias.

Selain itu dugaan kecurangan yang ditemukan tim adalah program 10 ribu rumah paslon urut 1, dimana dalam tulisan sejumlah media digital wali kota Manado, Vicky Lumentut, mengatakan siap mendukung tanah, jangankan hanya 100 hektar ratusan lagi siap disediakan.

“Itu adalah program paslon, kenapa jadi wali kota yang menyatakan siap mendukung dengan menyediakan lahan ini program Paslon PAHAM atau pemerintah?” kata Roeroe.

Belum lagi, katanya, beredar video calon Wawali nomor urut 4, Ai Mengindaan, yang mengatakan, program itu akan berjalan yakni 10 ribu rumah, karena ada Pak Vicky.

“Ini bentuk kecurangan yang sudah tersistematis, terstruktur dan masif, bisa menjadi pidana pemilu,” katanya.***

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed