oleh

Pemprov Sulut Masih Temui Kendala Penggunaan SIPD

Manado, Kosmo.id – Sekdaprov Sulut, Edwin Silangen, mengakui pihaknya masih menemukan kendala dalam penggunaan sistem informasi pemerintah daerah (SIPD) yang menggantikan sistem informasi manajemen daerah (SIMDA), yang dimulai tahun ini.

Hal tersebut kata Silangen, menyebabkan penggunaan APBD 2021 yang seharus dimulai Januari 2021 menjadi terlambat.

“Masih ditemukan sejumlah kendala dalam SIPD sehingga kami kesulitan dalam menggunakan sistem tersebut,” katanya dalam Rapat Koordinasi dan Evaluasi (Rakorev) pelaksanaan tugas-tugas di lingkup Setdaprov Sulut, yang bertempat di Ruang C.J. Rantung Kantor Gubernur .

Kendala tersebut katanya, terjadi bukan hanya di Provinsi Sulut tetapi di hampir semua daerah kabupaten/kota, yang bermasalah karena penerapan SIPD ini.

Dia menegaskan, sesuai arahan Kemendagri pemerintah daerah diminta untuk menggunakan manual catat konvensional atau catat melalui aplikasi Simda.

“Jadi kami berasumsi bahwa Pemda bisa pakai Simda tetapi juga kita pararelkan dengan SIPD,” katanya.

Maka Silangen mengatakan, sudah meminta kepada para asisten dan kepala biro agar mempersiapkan gerak pelaksanaan APBD dari masing-masing biro, karena biro-biro yang ada di kantor gubernur ini harus menjadi contoh dan teladan kepada perangkat daerah yang lainnya.***

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed