oleh

Turlap Komisi II DPRD Temukan Restoran-Cafe Tak Taat Bayar Pajak

Manado,Kosmo.id – Komisi II DPRD Manado, turun lapangan (Turlap) memeriksa cafe dan restoran, karena menduga 90 persen tempat usaha sejenis itu, tidak taat membayar pajak dengan alasan pandemi COVID-19.

Turlap yang dipimpin Hengky Kawalo dan Arthur Rahasia itu, diikuti Ridwan Marlian, dr. Suyanto Yusuf, Wahid Ibrahim dan Reynold Wuisan, menyisir K8, RM Tante Ola, Syalom, wisata bahari dan bakso surabaya.

Turlap itu, menemukan ada rumah makan yang mengaku terkendala COVID-19, ada pula yang mengaku lupa membayar dan lainnya.

Legislator Hengky Kawalo, yang memimpin Turlap mengatakan hal tersebut dilakukan atas perintah ketua DPRD Manado, dengan tujuan untuk optimalisasi pajak.

“Karena PPKM hanya sekitar dua sampai tiga minggu, tetapi realisasi pajak yang masuk di Bapenda belum maksimal, dengan alasan pandemi COVID-19, dan banyak restoran menggunakan alasan itu,” katanya.

Namun Kawalo mengakui tidak semua restoran seperti itu, branch nasional dan internasional seperti KFC, McD dan lokal, ada juga yang taat membayar pajak, tidak beralasan macam-macam.

“Tetapi memang 90-95 persen wajib pajak tidak taat membayar pajak, artinya dari sisi pembukuan tidak beres juga dari manajemen tidak taat,” katanya.

Bahkan menurutnya, taping box yang harus dipasang berdasarkan rekomendasi dari Korsup KPK juga tak dilakukan, ada juga yang memasang namun mematikan data.

Kawalo mengatakan, dengan Turlap itu berharap ada optimalisasi pajak, paling tidak akan bertambah, karena hal itu berkaitan dengan pendapatan daerah dan akan berpengaruh pada pembangunan di Manado.

Dia menegaskan, akan merekomendasi ke pemerintah untuk bertindak, karena walaupun pengusaha juga masyarakat tetapi ada kewajiban yang harus dilaksanakan, karena tempat itu usaha itu merupakan lokasi interaksi orang, sudah menggunakan trotoar atau lahan Pemkot menyebabkan kemacetan tetapi tidak ada pemasukan akan dievaluasi.

“Juga kami akan mengevaluasi apakah ada kelemahan dalam sosialisasi pajak di Bapenda atau kesalahan dimana, supaya bisa diperbaiki,” katanya.(DM)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed