oleh

Advokat Erick Mongisidi Laporkan Direktur PT BML ke Polda Sulut

Manado Kosmo.id – Erick Mongisidi (39), warga Bahu, Malalayang, resmi melaporkan Direktur PT Bangun Minanga Lestari (PT BML), RM, di Polda Sulut, Jumat (3/9/).

Erik yang didampingi penasihat hukumnya, melaporkan RM, atas dugaan perbuatan melawan hukum pemaksaan.

“Saya didampingi rekan-rekan dari Koalisi Advokat Anti Kriminalisasi (Kodrati), datang ke Polda Sulut ini untuk melaporkan Direktur PT BML dengan sangkaan perbuatan pemaksaan kepada saya pribadi, untuk mempidanakan sejumlah warga Desa Sea,” tutur Erick, usai membuat laporan di SPKT.

Sementara itu, Ketua tim kuasa hukumnya, Maximus Watung, S.H, M.H, mengatakan, laporan hari ini mengenai pemaksaan atau perbuatan memaksa dengan ancaman ataupun dengan kekerasan.

“Sejawat kami seolah-olah dipaksa untuk meneruskan laporan polisi terhadap sejumlah warga Sea, dimana dia sendiri sebenarnya menurut hati nuraninya tidak mau melakukan itu,” katanya.

lapor
Erick usai melaporkan RM di Polda Sulut

Watung menjelaskan, menurut kode etik Persatuan Advokad Indonesia pasal 8 huruf G, dia boleh menghentikan kuasanya juga dengan pertimbangan hati nurani menurut kode etik pasal 3 huruf a dia boleh menghentikan kuasa.

Watung juga menegaskan, bahwa kehadiran mereka di Polda Sulut untuk membuat dua laporan yakni perbuatan memaksakan kehendak dan kedua perbuatan menyerang kehormatan pribadi maupun profesi sebagai Advokat.

Sementara koordinator Kodrati, Evron Sompotan S.H, mengatakan, pihaknya akan mengawal dua laporan tersebut hingga mendapatkan keadilan.

“Selaku rekan Advokat dari Erick, kami Kodrati tentunya akan tetap terus mengawal apa yang dilaporkan rekan kami Erick,” katanya.

Sompotan mengatakan, dengan demikian tidak ada lagi tindakan semena-mena dari orang yang mungkin merasa dirinya mampu untuk menindas Advokat.**

 

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed